Hilang 13 Tahun, Pesawat Boeing Ini Ternyata Berada di Pojok Bandara

Sebuah kisah tak biasa terjadi di dunia penerbangan internasional. Sebuah pesawat Boeing 737 milik Air India yang dinyatakan pensiun sejak 2012, mendadak kembali terungkap keberadaannya setelah hilang dari catatan selama 13 tahun. Pesawat tersebut ditemukan terparkir di area terpencil Bandara Internasional Netaji Subhas Chandra Bose, Kolkata, pada November 2025.

Pesawat yang dimaksud adalah Boeing 737-200 versi kargo dengan nomor registrasi VT-EHH. Setelah resmi dihentikan dari operasional, pesawat itu tercatat diparkir di Bandara Kolkata. Namun, seiring waktu, keberadaannya justru menghilang dari sistem administrasi internal Air India, sebagaimana dilaporkan The Independent, Senin (22/12/2025).

Meski tidak lagi tercantum dalam pembukuan maskapai, pihak bandara tetap menagih biaya parkir secara rutin. Selama bertahun-tahun, Air India menolak membayar tagihan tersebut dengan alasan tidak memiliki data kepemilikan maupun keberadaan pesawat di Kolkata.

Situasi berubah ketika otoritas bandara mengirimkan permintaan resmi agar pesawat tua itu segera dipindahkan dari area parkir. Permintaan ini memicu penelusuran internal yang akhirnya membuka tabir hilangnya pesawat tersebut.

CEO Air India, Campbell Wilson, mengakui adanya kelalaian serius dalam pesan internal kepada karyawan yang kemudian dilaporkan luas oleh media India. Ia menyebut kasus ini sebagai situasi yang tidak lazim.

“Meski pelepasan pesawat lama bukan hal yang aneh, kasus ini berbeda karena kami baru menyadari kembali bahwa pesawat tersebut masih tercatat sebagai aset perusahaan,” ujar Wilson.

Ia menjelaskan, pesawat tersebut hilang dari ingatan dan catatan internal akibat berada di lokasi parkir yang sangat terpencil. Keberadaannya baru terungkap setelah pihak bandara Kolkata menghubungi Air India dan meminta pemindahan segera.

Setelah dilakukan verifikasi menyeluruh, Air India memastikan bahwa Boeing 737-200 tersebut masih menjadi milik perusahaan. Maskapai pun langsung menindaklanjuti permintaan pemindahan pesawat.

Menurut Air India, kekacauan administrasi ini terjadi akibat serangkaian restrukturisasi internal yang berlangsung selama bertahun-tahun. Pesawat tersebut awalnya dioperasikan oleh Indian Airlines, sebelum bergabung dengan armada Air India usai merger kedua maskapai pada 2007.

Dalam perjalanannya, pesawat dimodifikasi menjadi pesawat kargo dan sempat disewakan kepada India Post. Setelah ditarik dari layanan, pesawat tersebut kembali luput dari pencatatan, termasuk saat proses privatisasi Air India pada 2022, ketika maskapai diambil alih oleh Tata Group.

Akibat tidak tercantum dalam dokumen pengalihan aset, pesawat tersebut nyaris terlupakan sepenuhnya. Tribune India melaporkan, aset yang tidak masuk inventaris saat pengambilalihan memang berisiko besar terabaikan, terutama jika sudah lama tidak beroperasi.

Analis penerbangan menilai kasus ini sebagai peristiwa langka. Pendiri JLS Consulting, John Strickland, mengatakan bahwa dalam industri penerbangan yang sangat ketat pengawasannya, kehilangan jejak sebuah pesawat merupakan hal yang nyaris tidak terbayangkan.

“Riwayat perawatan, nomor seri, hingga komponen pesawat biasanya dikelola dengan sangat detail oleh maskapai,” ujarnya kepada The Telegraph.

Boeing 737-200 sendiri merupakan generasi awal keluarga 737 yang diperkenalkan pada akhir 1960-an dan kini telah lama pensiun dari layanan penumpang. Nilai jual kembali pesawat ini hampir nol, meski beberapa komponen seperti mesin Pratt & Whitney masih berpotensi dimanfaatkan.

Akhirnya, Bandara Kolkata berhasil menagih sekitar 10 juta rupee atau setara Rp 1,9 miliar dari akumulasi biaya parkir selama lebih dari satu dekade. Air India telah menyetujui pembayaran penuh atas seluruh kewajiban tersebut.

Pesawat Boeing 737 yang sempat “hilang” itu resmi dipindahkan pada 14 November 2025, dan diangkut melalui jalur darat menuju Bengaluru, menutup salah satu misteri paling unik dalam sejarah penerbangan modern.

Comments

Popular posts from this blog

Peran Keluarga dalam Menjaga Kesehatan Mental Anggota Rumah Tangga

Tantangan Kebersihan Dan Kenyamanan Di Area Pasar Tradisional